Senin, 28 Agustus 2017

Siapa 'Aku'?

Asalamu'alaikum jamaah internet sekalian.. gimana kabarnya? udah mulai kuliah nih.. uhuy, mulai sibuk ciee. Alhamdulillah, syukur selalu kita dengungkan di hati dan fikiran kepada pencipta kita yang masih bermurah hati memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri Allah SWT. Sebelumnya udah tahu dari deskripsi blog ini kan? blog ini sebenarnya tidak memiliki tujuan khusus, hanya berbagi cerita dan pengetahuan penulis, just share story. Walaupun hanya pengalaman sehari-hari penulis tetap berharap tulisan ini bisa memberikan secuil manfaat bagi jamaah internet semua. Sekalian ini merupakan ajang latiah bagi penulis yang masih banyak kekurangan dalam tata bahasa atau beberapa diksi yang dipakai. Semata ini adalah langkah awal, karena langkah awal menuju kesuksesan adalah kapan memulainya, jika sudah mulai proses itu akan memperbaiki kekurangan yang dimiliki. Memang tidak ada yang sempurna tapi usaha pasti tak akan menghianati hasil.
Dalam post kali ini izinkan aku memperkenalkan diri, seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang. Namaku Anisa Nuril Janah, nama penaku AdindaSina. Ngga ada alasan khusus, 'Adinda' adalah panggilan adik untuk wanita, kebalikannya kakanda panggilan kakak untuk laki-laki. Kalau 'sina', aku suka dengan sosok Ibnu Sina, bapak kedokteran dunia itu lho. Jadi di gabung deh AdindaSina. Aku 2 bersaudara, 1 kakak perempuan. Sekarang aku sedang kuliah S1 di jurusan Teknik Industri UB, dan kakakku sekarang sedang menempuh S2 jurusan Biologi di UGM. Orang tua kami bekerja sebagai PNS. Alhamdulillah keluarga kecil yang sederhana. Apa lagi ya? oh ya aku suka jalan-jalan, apalagi jalan-jalan sambil ditraktir makan, surga duniaa. Suka juga nulis pas lagi mood kaya sekarang. Makanan kesukaan lalapan, minuman kesukaan es teh. Aku lahir di Nganjuk dikenal sebagai kota angin, dekatnya kota kediri dan jombang. Prinsip hidupku 'Tidak takut beraksi atas apa yang diyakini benar'
[Intermezo]
Setiap awal pasti akan ada akhir
Satu kesulitan akan ditemui banyak kemudahan
Dalam sedih bersemanyam berjuta isyarat.
Indah nian hati saudara jika bisa memahaminya.
Terpatri benar dalam akal setiap bagian roda.
Tersemat di dada kelapangan saat ia menyentuh bumi juga saat menatap langit.
Mengerti bukan sekedar tahu, aku tahu nama ia Fulan, tapi aku tidak mengerti siapakah Fulan..hakekatnya bagiku atau bagi orang lain ~

Minggu, 27 Agustus 2017

Tak Ada Cinta Untuk Fulan

Bergerak ku dihujat...diam ku sekarat
Berbicara ku di maki..diam ku di hantui
Berasumsi kau sinis..diam kau cap apatis
Malam adalah malam dan
Siang adalah siang
Karena siang menggantikan malam
Sebenarnya tak ada kata siang atau malam 
Mereka ada karena salah satu ada
Kita ada karena sesuatu ada
Kejadian ada karena ada kejadian
Malam adalah malam karena ada siang
Manusia ada karena pilihan
Hujatan..makian..laknat..ada karena cinta
Cinta yang menyebabkan untuk memilih
Bagaimana ayah memilih ibu 
Bagaimana anak memilih mainan
Bagaimana teman memilih teman
Bagaimana lulusan memilih pekerjaan
Bagaimana pekerja memilih patner kerjanya
Bagaimana fulan memilih hal yang disukainya
Bagaimana fulan memilih mengisi waktu 
Dengan siapa dan untuk siapa cinta ini
Yang di agungkan
Yang di bela dengan keringat dan dijaga dengan atas nama keadilan
Untuk siapa cinta diagungkan
Jika embun pagi saja dipenuhi jelaga
Buat apa cinta jika masih sendu wajah fulan
Buat dirimu..dunia tak ada cinta
Cinta hanya fatamorgana
Temukanlah cinta...
Dibalik kesedihan..penderitaan..dan kesepian
Jangan mencari cinta di keramaian..jangan